Home » Uncategorized » Akibat Penimbunan Proyek Perumahan Elite Jewel, Jalan H. Anif Jadi Lumpur & Debu: Warga Resah, Korban Jiwa Jatuh

Akibat Penimbunan Proyek Perumahan Elite Jewel, Jalan H. Anif Jadi Lumpur & Debu: Warga Resah, Korban Jiwa Jatuh

Satria Budiman 21 Nov 2025 129

Percut Sei Tuan — LiputanJatanras.com

Aktivitas penimbunan dan pembangunan perumahan elite Jewel di kawasan Jalan H. Anif, Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, kembali menimbulkan keluhan serius dari masyarakat. Jalan yang sebelumnya dapat dilalui dengan aman kini berubah menjadi lintasan berbahaya: berlumpur, berdebu, licin, hingga memicu kecelakaan lalu lintas yang sudah merenggut korban jiwa.

Informasi yang diterima redaksi, Jumat (21/11) sekitar pukul 08.00 WIB, seorang perempuan warga Sei Rotan, Batang Kuis, menjadi korban terbaru akibat kondisi jalan yang licin. Warga menyebut korban terpeleset dan terjatuh saat melintasi jalan yang dipenuhi lumpur dari aktivitas proyek.

Salah seorang warga yang ditemui di lokasi menuturkan bahwa kerusakan jalan mulai parah sejak adanya mobilisasi alat berat dan truk pengangkut material milik pengembang.

“Kalau hujan, jalan ini macam kubangan lumpur. Licin kali sampai sudah sering orang jatuh. Kalau panas, debunya luar biasa, tak bisa bernafas kami. Tapi pengembangnya seolah tutup mata, tak ada tindakan,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Warga lainnya menambahkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa adanya penanganan berarti. Padahal, Jalan H. Anif merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar untuk beraktivitas harian, termasuk ke sekolah dan tempat kerja.

Selain membahayakan keselamatan, debu tebal yang beterbangan saat cuaca panas juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan, terutama anak-anak dan lansia.

Masyarakat berharap pihak pengembang Jewel tidak mengabaikan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari proyek tersebut.

Mereka mendesak pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan terkhusus Bupati dan Gubernur Sumut serta instansi terkait untuk turun tangan, menegur dan memaksa pengembang bertanggung jawab atas kerusakan jalan serta keselamatan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang maupun pemerintah setempat.

Warga menegaskan: sebelum ada tindakan konkret, risiko kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa akan terus mengintai pengendara di Jalan H. Anif.

( Wahid Efendy )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mutasi Besar-besaran di Polrestabes Medan, 17 Perwira Digeser untuk penyegaran, Berikut Daftarnya (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

28 Feb 2026

Medan – LiputanJatanras.comKapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, melakukan perombakan besar-besaran di jajaran perwira lingkungan kerjanya. Mutasi dan promosi jabatan tersebut tertuang dalam surat telegram (TR) bernomor: ST/ 13/ II/ KEP/ 2026 yang dikeluarkan pada Selasa (17/2/2026) malam. Sebanyak 17 perwira mendapat penugasan baru, baik sebagai promosi maupun rotasi. Berikut daftar lengkap perwira …

Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Batang Kuis, Hendra Wijaya : “Hubungan Harmonis Pemerintah dan Masyarakat Terus Terjaga dan Nilai-Nilai Religius Sebagai Fondasi Pembangunan Daerah Semakin Kuat” (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Deli Serdang | LiputanJatanras.com Melalui Safari Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga, dan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah semakin kuat. Harapan ini disampaikan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Deli Serdang, Drs. Hendra Wijaya saat memimpin Tim III Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang 1447 …

Atlit Renang asal Batang Kuis Lulus Calon Bintara PK TNI AD 2026,Muslim Susanto: Selamat! Siapkan Fisikdan Mental Baja Jangan ada kata Manja (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Batang Kuis – LiputanJatnras.com Dari Juara Renang PORKAB 2025, Rizky Irfansyah, atlit berprestasi asal Jalan Pancasila Dusun IV, Desa Batang Kuis Pekan, kini dinyatakan lulus sebagai Calon Bintara PK TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun 2026 pada Minggu 22 Februari 2026 lalu. Prestasi ini membuktikan bahwa disiplin, mental tangguh, dan semangat juang yang ia bangun …

Pengkhianatan Rp3,7 Miliar! Dana BOS SMKN 1 Percut Sei Tuan Diduga Diselewengkan, Kepala Sekolah Menghilang dari Publik (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Deli Serdang – LiputanJatanras.com Dana BOS Rp3,7 miliar yang seharusnya menjadi nafas pendidikan anak bangsa, kini diduga digunakan sebagai ladang keuntungan pribadi. SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, sekolah unggulan di Kabupaten Deli Serdang, disorot tajam karena kepala sekolahnya, Daulat Siregar, diduga menutup rapat pengelolaan anggaran. Tahun 2025, sekolah menerima Rp3.729.240.000. Tahap pertama Rp1.864.620.000 pada …

Ketua MPC PP Kabupaten Deli-Serdang, Junaidi SH (Jhonkey), Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan. (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

24 Feb 2026

LiputanJatanras.com- Deli Serdang Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli-Serdang, Junaidi SH atau di panggil akrab Jhonkey, Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolresta Medan, Kombes Pol.Dr.Jean Calvin Simanjuntak SIK.MH, ujar Jhonkey kepada Wartawan, Senin, 23 Februari 2026. Sambung Jhonkey, dalam tempo 100 hari Kombes Pol.Calvin Simanjuntak, mengkomandoi Polrestabes Medan, telah menunjukkan perubahan yang …

Humas LBH-wartawan .deliserdang…lagi dan lagi korupsi menghantui republik Indonesia.gak main main diduga kepala sekola SMA negri 2 Percut seituan melakukan korupsi dana operasional sekola (BOS). (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

20 Feb 2026

Sumatera Utara – LiputanJatanras.comKorupsi Dana BOS adalah pengkhianatan terhadap masa depan anak bangsa. Uang negara yang seharusnya memperkuat pendidikan justru diduga dijadikan sumber keuntungan pribadi. Sorotan mengarah ke SMA Negeri 2 Percut seituan atas dugaan penyimpangan Dana BOS tahun 2025 dengan nilai pengajuan sekitar Rp1,3 miliar per tahun kurang lebih. Anggaran itu tercatat untuk pengembangan …

x
x