Home » Uncategorized » Anggota DPRD Medan Edi Saputra Ingatkan Pendamping PKH Tak Menyudutkan Kepling (LiputanJatanras.com)

Anggota DPRD Medan Edi Saputra Ingatkan Pendamping PKH Tak Menyudutkan Kepling (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman 05 Feb 2026 59

Medan — LiputanJatanras.com
Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra, meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), khususnya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), agar tidak saling menyalahkan dan tidak menyudutkan kepala lingkungan (kepling) terkait lambatnya pendataan warga miskin di Kota Medan.

Sorotan ini mencuat menyusul temuan pemerintah pusat bahwa sekitar 45 persen penyaluran bansos PKH dan sembako tidak tepat sasaran, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp14–17 triliun. Data tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Badan Komunikasi Pemerintah, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sebanyak 616.367 keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan 1.286.066 KPM bansos sembako dinilai sudah tidak layak lagi menerima bantuan.

Edi Saputra dari Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) 4 menilai persoalan utama terletak pada belum optimalnya pemutakhiran data di tingkat kelurahan. Ia mengaku sejak lama mendorong warga, khususnya di Kecamatan Medan Denai, agar mendaftar secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos.

“Dulu saya sarankan warga, terutama di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, untuk mendaftar mandiri lewat aplikasi. Dari situ bisa dilihat bantuan apa yang berhak diterima. Namun faktanya, ada warga yang sudah meninggal masih tercatat sebagai penerima karena data belum diperbarui,” kata Edi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, keterlambatan pembaruan data kerap disebabkan belum diurusnya akta kematian oleh keluarga, sehingga data kependudukan tetap aktif dan berpengaruh pada penyaluran bansos.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan memberikan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK kepada pihak lain. Pasalnya, penyalahgunaan data untuk judi online atau pinjaman online dapat berdampak pada terhambatnya pendaftaran bansos.

“Sering kali saat didaftarkan ke aplikasi atau ke kelurahan, data bermasalah. Lalu masyarakat menilai pemerintah tidak membantu, padahal persoalannya ada pada penyalahgunaan identitas,” ujarnya.

Menanggapi evaluasi penyaluran bansos, Edi menegaskan perlunya kolaborasi dan percepatan pemutakhiran data agar bantuan tepat sasaran. Ia meminta pendamping PKH tidak menyudutkan kepling, karena kepling adalah pihak yang paling mengetahui kondisi warganya.

“Kalau ada kepling yang kurang proaktif, itu yang dievaluasi kinerjanya, bukan saling menyalahkan,” tegasnya.

Edi juga menyinggung polemik berkibarnya bendera hitam bertuliskan “Kelurahan Terkotor” di Kelurahan Tegal Sari Mandala III serta kekosongan jabatan lurah yang hingga kini belum terisi. Ia menduga kondisi tersebut dipengaruhi transisi kepemimpinan di Pemerintah Kota Medan dan tarik-menarik kepentingan politik.

Selain itu, ia menyoroti belum solidnya internal Pemko Medan yang ditandai dengan masih adanya 10 jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong, meski pemerintahan telah berjalan hampir setahun.

Terkait dugaan pungutan untuk pengangkatan kepling, Edi menyayangkan adanya informasi setoran kepada oknum tertentu. Ia meminta agar kepling yang telah terpilih tidak lagi dibebani tugas di luar kewenangannya, seperti pekerjaan fisik dan penanganan keamanan, yang seharusnya menjadi tugas dinas terkait dan aparat penegak hukum.

Sebagai solusi, kata Edi, seluruh kepling di Kota Medan untuk melakukan pendataan ulang warga secara aktif dengan pola jemput bola, agar Kementerian Sosial memperoleh data terbaru mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat, termasuk warga yang telah meninggal dunia.

Sebelumnya, pendamping PKH Kelurahan Tegal Sari Mandala III berinisial B dan L mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah KPM yang telah menerima bantuan maupun yang belum terdata. Mereka menyebutkan data warga masih menumpuk di kantor lurah dan belum diinput oleh admin kelurahan untuk diajukan ke Dinas Sosial.

( Satria Pimpinan Redaksi )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mutasi Besar-besaran di Polrestabes Medan, 17 Perwira Digeser untuk penyegaran, Berikut Daftarnya (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

28 Feb 2026

Medan – LiputanJatanras.comKapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, melakukan perombakan besar-besaran di jajaran perwira lingkungan kerjanya. Mutasi dan promosi jabatan tersebut tertuang dalam surat telegram (TR) bernomor: ST/ 13/ II/ KEP/ 2026 yang dikeluarkan pada Selasa (17/2/2026) malam. Sebanyak 17 perwira mendapat penugasan baru, baik sebagai promosi maupun rotasi. Berikut daftar lengkap perwira …

Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Batang Kuis, Hendra Wijaya : “Hubungan Harmonis Pemerintah dan Masyarakat Terus Terjaga dan Nilai-Nilai Religius Sebagai Fondasi Pembangunan Daerah Semakin Kuat” (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Deli Serdang | LiputanJatanras.com Melalui Safari Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga, dan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah semakin kuat. Harapan ini disampaikan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Deli Serdang, Drs. Hendra Wijaya saat memimpin Tim III Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang 1447 …

Atlit Renang asal Batang Kuis Lulus Calon Bintara PK TNI AD 2026,Muslim Susanto: Selamat! Siapkan Fisikdan Mental Baja Jangan ada kata Manja (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Batang Kuis – LiputanJatnras.com Dari Juara Renang PORKAB 2025, Rizky Irfansyah, atlit berprestasi asal Jalan Pancasila Dusun IV, Desa Batang Kuis Pekan, kini dinyatakan lulus sebagai Calon Bintara PK TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun 2026 pada Minggu 22 Februari 2026 lalu. Prestasi ini membuktikan bahwa disiplin, mental tangguh, dan semangat juang yang ia bangun …

Pengkhianatan Rp3,7 Miliar! Dana BOS SMKN 1 Percut Sei Tuan Diduga Diselewengkan, Kepala Sekolah Menghilang dari Publik (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

26 Feb 2026

Deli Serdang – LiputanJatanras.com Dana BOS Rp3,7 miliar yang seharusnya menjadi nafas pendidikan anak bangsa, kini diduga digunakan sebagai ladang keuntungan pribadi. SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, sekolah unggulan di Kabupaten Deli Serdang, disorot tajam karena kepala sekolahnya, Daulat Siregar, diduga menutup rapat pengelolaan anggaran. Tahun 2025, sekolah menerima Rp3.729.240.000. Tahap pertama Rp1.864.620.000 pada …

Ketua MPC PP Kabupaten Deli-Serdang, Junaidi SH (Jhonkey), Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan. (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

24 Feb 2026

LiputanJatanras.com- Deli Serdang Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli-Serdang, Junaidi SH atau di panggil akrab Jhonkey, Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolresta Medan, Kombes Pol.Dr.Jean Calvin Simanjuntak SIK.MH, ujar Jhonkey kepada Wartawan, Senin, 23 Februari 2026. Sambung Jhonkey, dalam tempo 100 hari Kombes Pol.Calvin Simanjuntak, mengkomandoi Polrestabes Medan, telah menunjukkan perubahan yang …

Humas LBH-wartawan .deliserdang…lagi dan lagi korupsi menghantui republik Indonesia.gak main main diduga kepala sekola SMA negri 2 Percut seituan melakukan korupsi dana operasional sekola (BOS). (LiputanJatanras.com)

Satria Budiman

20 Feb 2026

Sumatera Utara – LiputanJatanras.comKorupsi Dana BOS adalah pengkhianatan terhadap masa depan anak bangsa. Uang negara yang seharusnya memperkuat pendidikan justru diduga dijadikan sumber keuntungan pribadi. Sorotan mengarah ke SMA Negeri 2 Percut seituan atas dugaan penyimpangan Dana BOS tahun 2025 dengan nilai pengajuan sekitar Rp1,3 miliar per tahun kurang lebih. Anggaran itu tercatat untuk pengembangan …

x
x